Ban Amblas, Sopir Truk Ini Meninggal Tergencet Bak - Truk dump atau bak besi lebih kokoh dan awet ketimbang truk bak kayu, khususnya untuk muatan bahan material. Namun kekurangannya, menjadi lebih berat walaupun dalam keadaan kosong. Ada kabar duka sekaligus bisa jadi peringatan untuk anda para sopir dumb truk. Yaitu ada seorang sopir yang tergencet bak dump truk sampai tewas. Pengen tau? simak kronologinya dibawah ini
Seorang sopir truk dump dari Lumajang, Jawa timur, tepatnya di Dusun Karang Tengah, Pandanarum, Tempeh bernama Abdul Kholik yang berumur 29 tahun, meninggal seketika ketika dirinya berjalan disamping truk dump bernomor plat N9876UZ yang ia kendarai.

Sumber foto: www.lensaindonesia.com
Kronologi
Saat itu tanggal 28 Desember 2015 pukul 7.30 ia sampai di Perumahan Margorejo Indah Blok C untuk menurunkan muatan pasir. Ia turun dan membuka pintu belakang bak dump nya. Ketika berjalan menuju ke kabin kemudi, tiba-tiba ban belakang sebelah kiri amblas, sehingga truk oleng hingga menggencet tubuh sopir karena disampingnya adalah tembok beton.
Kondisi Korban cukup parah pada bagian dada remuk, namun kepala dan sebagian tubuhnya masih terlihat, kemungkinan ia ingin menyelamatkan diri hanya saja waktu tidak cukup untuk berlari.
Seorang tukang bangunan yang ada disana tidak mendengar teriakan saat kejadian, dia baru tau ketika mencari sang sopirnya pergi kemana. Setelah melihat sang sopir tidak tergencet, dia langsung memanggil orang-orang. Dipanggilkan forklift yang ada disekitar TKP untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya di otopsi di Rumah Sakir SR Soetomo.
Ambil Hikmahnya
Ini merupakan kejadian yang jarang terjadi, dan bisa menjadi peringatan untuk anda para pengemudi truk di Indonesia khususnya truk dam. Kita ambil hikmahnya, untuk tidak menyepelekan keadaaan sekitar. Seharusnya kita tau kondisi landasan seperti apa, cocok tidak untuk memberhentikan truk dump, apalagi bak terisi muatan. Ingat, berat truknya saja sudah berton-ton, apalagi kalau ditambah dengan muatan. Sekali amblas, truk akan oleng bahkan bisa gelimpang.
Bekerja tidak harus tergesa-gesa, walaupun dikejar setoran, kita harus santai dan memikirkan kemanan diri sendiri dan orang lain. Jangan bilang “Sudah terbiasa”, tetapi mengabaikan keamanan.
Walaupun begitu, kejadian ini memang sudah takdirnya, karena sanga sopir tidak sengaja untuk mengamblaskan roda sebelah kiri truknya. Maka dari itu kita wajib berdoa sebelum melakukan aktivitas agar diberi keselamatan dalam mencarikan nafkah keluarga dirumah.
Sumber gambar: www.lensaindonesia.com
