Di Indonesia Mercedes-benz pernah menjadi ikonik untuk pabrikan bus di Indonesia. Mungkin kini Scania lah yang akan mulai berjaya di Indonesia. Scania hadir sebagai bus premium 6×2 disini melalui PT United Tractors Tbk. Scania berhasil melakukan penjualan chasis Scania K410 pertama kali yang dibeli oleh PO Satria Muda, dari Purwokerto, Jawa Tengah.
Adi Putro Malang dipercaya sebagai body buildernya, yang didesain menggunakan seri Jetbus 2+ SHD, seperti bus Scania K380 iB yang sudah dibeli oleh PO Pandawa beberapa bulan yang lalu di GIIAS. Pembuatan bodi tersebut sudah rampung pertengahan bulan November ini dan sekarang sudah mejeng di garasi PO Satria Muda Purwokerto.
Di Indonesia sendiri, sasis K410 ini bersaing dengan Mercedes-Benz tipe OC500 RF yang mana sudah banyak digunakan sebagai dasar bus yang sudah lebih dulu terkenal di Pulau Sumatera.
Seperti apa ya Scania K410 ini?
Dari sasisnya, Scania memberikan kode K410 EB 6×2 with Opticruise. Menggendong mesin dengan tenaga yang sangat besar, kapasitasnya saja 13 liter, DC13 107 Euro 3 4-stroke 6-cylinder in-line memiliki 4 katup setiap silindernya. Mesin sudah diperlengkap dengan turbo-charged, Scania PDE injection, Intercooler dan air cleaner. Scania PDE injection sendiri merupakansebuah perangkat injector bahan bakar yang bisa bekerja secara otomatis.
Dengan mesin tersebut Scania K410 ini bisa mengeluarkan tenaga maksimal 301 kW (410 hp) di 1,900 rpm, dengan torsi maks 2,000 Nm di 1000 sampai 1350rpm. Dilengkapi dengan gearbox tipe GR875R, 8-speed dengan Opticruise with kick-down.
Fitur Cruise Control, Centrifugal engine oil cleaner, Retarder dan Speed Limiter menjadi yang teristimewa dalam bus ini. Retarder nya sendiri bisa dioperasikan secara otomatis maupun manual.



