Setelah Daimler sukses meluncurkan proyek 8 unit truk ringan Fuso Canter E-Cell tahun lalu, yang dioperasikan secara harian di jalanan kota di Portugal. Setelah menempuh jarak 32 ribu mil, laporan hasil akhir dinilai memuaskan.
Dibandingkan dengan truk Canter dengan mesin diesel biasa, Canter E-Cells ini menghemat biaya operasional sebanyak 64%. Emisi gas buan karbon monoksidanya lebih rendah 32% dibanding Canter diesel. Di Kota Lisbon, Canter EV digunakan untuk angkutan pertanian, sedangkan di kota Porto dioperasikan untuk mengangkut barang daur ulang.
Daimler telah mengembeangkan truk kecil Canter E-cells yang setara dengan truk ringan bermesin diesel biasanya berkapasitas 3000 liter. Sebagai penggerak truk ini, menggunakan motor listrik yang bisa menyemburkan tenaga maksimal 140 HP dan torsi maks. 479 Nm.
Truk ini dibekali total empat baterai lithium dengan daya semua 48,4 kWh. Baterai ini dipasang di sisi kiri dan kanan sasisnya, persis seperti letak tangki BBM pada truk diesel biasanya. Untuk memberikan daya tempuh yang maksimal, baterai akan diisi ulang secara otomatis ketika driver melepas pedal gas.
Truk Fuso Canter E-Cells untuk versi jepang juga pernah saya bahas sebelumnya disini.

